bokap gue itu tipikal orang yang cuek dan apa adanya banget, dia gak pernah tau bagaimana buat cara buat membahagiakan dirinya sendiri. yang selalu di otaknya bagaimana membahagiakan anak anaknya, dan yang selalu terlihat dengan jelas bahwa papah selalu melakukan yang dimau oleh anak anaknya..
ketika papah meninggalkan gue dan adik gue yang masih kelas 3 SD dan seorang istri yang masih muda, itu sangat amat membuat hati gue dan keluarga sedih. sekolah gue yang masih 2 semester lagi dan adik gue yang masih panjang perjalanannya membuat otak berhenti bekerja!!!!
yah gue gak terima bokap gue pergi gitu aja, masih banyak janji yang harus dia penuhi ke gue, adik gue bahkan istrinya !
meski gue kecewa dengan keputusan tuhan, gue murka dengan apa yang sudah di takdirkan, hidup tetep terus berjalan, gak ada negosiasi untuk urusan hidup atau mati kapan.
seiring berjalannya waktu yang gue lalui hidup gue makin hari makin kacau gak ada kata buat masa depan, gak ada kata membanggakan orangtua yang ada hanya bagaimana gue bisa seneng seneng hari ini besok dan seterusnya tanpa harus memikirkan yang disekeliling gue.
terlintas dibenak gue rasa kangen sama adek gue dan ahkirnya gue memutuskan pulang, gue rasa udah lama gue gak balik kerumah hampir 3 bulan gue gak pulang.. yah semenjak gue tinggal di bogor rasa males buat pulang itu semangkit tinggi ditambah uang saku gue yang emang dibawah pas!
ahkirnya kaki inipun melangkahkan dengan sendirinya menuju ke rumah dimana disitulah gue besar hingga sekarang. sesampainya gue di rumah sekitar pukul 11 malem, waktu itu gue fikir lagi mati lampu atau mamah gue pergi karna rumah gue gelap. ketika gue membuka pintu rumah gue , gue melihat setitik cahaya yang sejajar dengan bocah yang sedang belajar! yah ade gue lagi belajar di temenin lilin.
apalagi ini?? tuhan gak cukup puas membuat gue dan keluarga gue menjadi terhina seperti ini? apakah kamu bahagia tuhan melihat aku dan keluarga ku sengsara ?
gak ada kata kata lagi yang terucap dqri mulut gue kecuali cacimaki untuk sang maha kuasa! yah gue gak terima...
keesokan harinya ....
ketika gue bangun tidur terlihat jelas ditembok kamar gue ada gambar adik gue dan papah sedang gandengan tangan dan dia tulis i love you!
ketika sore hari tiba gue tanyakan apa yang dimaksud oleh ade gue yang masih kelas tiga SD pada waktu itu, dan gue pun mengutarakan apa yang gue rasakan "gue kangen bapak" ...
kak, belajar yang bener candra pun akan melakukan hal yang sama. nanti aku akan seperti papah, yang jagain kakak dan mamah tapi sabar. ini uang hasil tabunganku buat kakak pergi ke mol sama temen kakak, mau bagaimapun tidak ada yang bisa menukar papah dengan apapun, allah sayang sama kita.
entah apa yang keluar dari mulut kecilnya itu! bocah kelas 3SD bisa memberikan hasil tabungannya untuk kakaknya yang sudah kuliah , agar bisa bersenang senang dengan temen temennya!
yah aku malu!!!!
tuhan mengambil ayahku terlalu cepat karna tuhan tak ingin membuat orangtuaku bersalah dalam mendidiku, bahwa sesungguhnya allah tau bagaimana caranya untuk merubahku ke arah yang lebih baik sekalinya pun dengan cara yang begitu menyakitkan.
love you dad ❤️😊
Tidak ada komentar:
Posting Komentar